Kamis, 23 April 2009
Isi
apalagi setelah memasuki tahap baru kehidupan ini
hehehe
semoga irama dari fase-fase nya tetap meletup-letup
Minggu, 14 Desember 2008
klarifikasi
jelas2 gw cuman melarikan diri dari kepenatan memikirkan diri menjadi penyelamat dunia
arghhh
Senin, 25 Agustus 2008
Pening
----
Entah apa yang ada dipikiran dan dibenak wanita-wanita/perempuan-perempuan jaman sekarang (atau mungkin sejak jaman dahulu semenjak wanita diposisikan sebagai objek)..
Terlalu sukar untuk dipahami..
Mereka sangat hobi mempertontonkan aurat mereka di mana-mana,
Tidak di kampus, di mall, di sekolah, di kafe, di televisi, di panggung sandiwara dan di mana-mana..
Tentu saja tidak semuanya...
Saya tentu tidak akan mengeneralisir bahwa semuanya begitu..
Apa sebenernya yang mereka harapkan atau yang mereka tuntut untuk mereka dapatkan dengan penampilan mereka? Pujian? Sanjungan? Godaan dari para pria? Atau hanya pemenuhan nafsu seorang manusia yang merasa dia merdeka atas segala-galanya belaka??
Saya yakin mereka masih marah apabila diperlakukan tidak senonoh oleh orang lain akibat penampilan mereka..
Saya rasa mereka tidak tahu apa yang telah mereka akibatkan, apa yang mereka inginkan dengan berpenampilan dan berperilaku seperti itu..
Oke, kita memang tidak berhak menghakimi atau menjudge seseorang hanya dengan melihat tampilan luarnya saja dan seketika itu saja, tapi otak saya selalu bersandar pada apa yang menjadi batasan-batasan yang manusia punya dalam hidup..
Salah mungkin kalo saya berbicara masalah etika, adat istiadat, norma-norma yang dibentuk oleh komunitas manusia itu sendiri, dan apalagi masalah agama dengan mereka semua..
Mereka mungkin merasa bahwa arti merdeka, bebas semaunya sebagai hal yang tidak seharusnya menjadi urusan orang lain, hanya menjadi urusan dirinya sendiri..
Huff..
Dunia memang sudah semakin gila..
Manusia sudah menghancurkan constrain-constrain yang mereka rasa sudah usang dan basi.. dan membentuk rules baru bagi kehidupan..
Kehidupan yang mereka rasa adil, benar dan wajar..
..hanya curahan keluh kesah hati seorang pria yang (sialnya) masih suka tertipu dan menikmati sesaat akan semua itu..
Minggu, 06 Juli 2008
Menatap
Suck!!!
terlalu banyak hal yang tidak diketahui di dunia ini,
terlalu banyak konspirasi di mana-mana,
terlalu banyak cerita-cerita omong kosong yang menyesakkan,
terlalu banyak yang berputar di kepala,
terlalu banyak variabel,
terlalu banyak hidden variabel,
terlalu banyak...
segalanya terlalu banyak...
politik terlalu busuk dan kotor,
cinta terlalu naif dan njlimet,
teknologi terlalu cepat dan tanpa kompromi berlari meninggalkan...
dan smua hal lainnya di dunia ini yang sudah terlalu crowded dan jenuh dengan variabel-variabel di dalamnya yang sudah berkaitan satu sama lain bagai benang ruwet...
dunia ideal hanya ada dalam mimpi,
pelajaran PPKn hanya isapan jempol...
dunia berjalan semakin gila...
aku mau ikut berlari...
aku mau ikut terbang bersamamu...
tapi apakah ada dayaku...?
adakah sedikit pencerahan bagiku...?
aku mau kedamaian...
aku mau hidup...
sebenar-benarnya hidup...
...
Jumat, 13 Juni 2008
Jengah
cukup terhibur melihat beberapa anak muda hendak naek ke atas,
pergi ke alam bebas,
menikmati indahnya dunia,
beberapa diantara mereka adalah wanita, perempuan, betina..
ya...
cukup mengurangi kejengahan melihat wanita-wanita yang memuakkan dengan penampilan mereka yang seronok, berlebihan, yang merasa kehendak bebas mereka tidak bisa diganggu gugat, dimana mereka selalu mempercantik tampilan luar mereka tanpa memperindah akhlak dan kepribadian..
smoga mereka termasuk wanita2 yang tangguh, taft, dan struggle menghadapi dunia dan segala ceritanya ini..
Minggu, 27 April 2008
Refleksi
Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
Maret 1943
-Chairil Anwar-
Rabu, 23 April 2008
Hujan Subuh (lagi)
dengan mata yang belum sempat telelap,
menikmati keindahan hujan di subuh hari yang indah sekali,
sendiri diantara orang-orang yang terlihat lelah di tidur mereka,
hanya sebatang rokok menemani..
Jangan berhenti engkau hujan..
